PAMEKASAN (KORTAS NEWS) Baru beberapa hari menjabat Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat langsung tancap gas. Langkah pertamanya: duduk satu meja dengan insan pers Pamekasan
Tepat pada hari Rabu, 19 Agustus 2026,pukul 16.00 Wib Mapolres Pamekasan menjadi tempat bertemunya orang nomor satu di jajaran kepolisian Pamekasan dengan para wartawan. Bukan apel, bukan razia. Ini forum silaturahmi.
Dalam pertemuan itu AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan visi kepemimpinannya. Ia ingin Polres Pamekasan tidak berjarak dengan media.
Baca Juga : Dugaan Kredit Rp596 Miliar Bank Jatim Disorot, APMP Jatim Desak Penanganan Transparan
“Keamanan tidak bisa dijaga sendiri. Kami butuh media untuk menyampaikan kebenaran dan meluruskan informasi di tengah masyarakat,” kata Kapolres.
Diskusi berlangsung cair. Para jurnalis dari berbagai komunitas memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan harapan. Intinya satu: keterbukaan, kecepatan informasi, dan profesionalitas.
Harapan itu diamini Kapolres. Menurutnya, era digital menuntut kepolisian bergerak cepat dan transparan.
Baca Juga : Rayakan HUT Ke-28, Sanggar MAKAN ATI Pamekasan Gelar Aksara PATI, Semarakkan Tayub Madura
“Kalau ada apa-apa di masyarakat, sampaikan ke kami. Begitu juga sebaliknya. Kita bangun komunikasi dua arah agar tidak ada hoaks yang berkembang,” tegasnya.
Bagi AKBP Wahyu, pers bukan hanya peliput. Pers adalah mitra.
“Silaturahmi hari ini adalah awal. Ke depan kita buat mekanisme yang lebih baik. Tujuannya satu: Pamekasan aman, masyarakat tenang,” lanjutnya.
Baca Juga : Satlantas Polres Gresik Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Pandanan
Sebelumnya, sejumlah komunitas wartawan di Pamekasan memang menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru. Mereka ingin ada ruang dialog yang lebih luas dan setara.
Kini, jembatan itu sudah mulai dibangun. Dengan sinergi Polres dan media, diharapkan setiap informasi penting bisa sampai ke masyarakat secara cepat, akurat, dan tidak menimbulkan keresahan.
Pewarta: Rina












