Garudapers
ADVERTISEMENT
Ingin pasang iklan di sini? Hubungi Kami

Lebih menggugah dan inspiratif: Dari Semangat Sumpah Pemuda untuk Kemanusiaan, Yayasan Jaya Artasena dan PMI Kuningan Bergerak Bersama

Veri Mulyono
2132
×

Lebih menggugah dan inspiratif: Dari Semangat Sumpah Pemuda untuk Kemanusiaan, Yayasan Jaya Artasena dan PMI Kuningan Bergerak Bersama

Sebarkan artikel ini

Ketua KWI Jabar Apresiasi Aksi Kemanusiaan Yayasan Jaya Artasena, PMI Kuningan Himpun 45 Labu Darah

KUNINGAN, JAWA BARAT – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Yayasan Jaya Artasena bersama keluarga besar Pusat Rehabilitasi NAPZA menggelar pemeriksaan kesehatan dan donor darah gratis di Kantor Yayasan Jaya Artasena, Jalan Raya Cilema, RT 018/RW 008, Kelurahan Cirendang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan berhasil mengumpulkan sebanyak 45 labu darah dari para pendonor.

Kegiatan sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus momentum memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas kemanusiaan yang sejalan dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda.

Baca Juga : Ketua AWPI Kabupaten Purwakarta Ramaldi Sosok Yang Merakyat

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) Jawa Barat, Ahmad Hidayat, Pembina AKBP (Put) Heriyadi, Pimpinan Yayasan Jaya Artasena, Misbahul Anwar Harahap, S.H., beserta jajaran, serta perwakilan instansi terkait, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan Bapak Agus Mulyana dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan dan KBPP Kuningan Komol (Purn) Arif serta Rekan – tekan media. Pelaksanaan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kuningan.

Ketua KWI Jawa Barat, Ahmad Hidayat, mengapresiasi langkah Yayasan Jaya Artasena yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan donor darah gratis bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat baik. Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ahmad Hidayat.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.

Baca Juga : BIP Jalin Silaturahmi dengan 3.000 Santri Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah, Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Jaya Artasena, Misbahul Anwar Harahap, S.H., menyampaikan harapan agar kegiatan sosial tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, PMI, dan berbagai elemen masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi warga dan dapat terus berkelanjutan. Kami berharap terjalin kemitraan yang baik antara Pemerintah Kabupaten Kuningan, PMI, dan Yayasan Jaya Artasena agar program kemanusiaan dan kesehatan dapat terus dikembangkan demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Keberhasilan PMI Kabupaten Kuningan mengumpulkan 45 labu darah menjadi salah satu capaian penting dalam kegiatan tersebut. Donor darah merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.

Baca Juga : Pulang ke Tanah Kelahiran, Ketum KWI Umar Hayat Bawa Air Bersih untuk Warga Kampung Merapi

Selain donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober juga menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dan seluruh elemen bangsa dalam membangun kepedulian sosial. Kolaborasi antara yayasan, instansi pemerintah, PMI, dan masyarakat dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas manfaat kegiatan kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Jaya Artasena berharap aksi sosial di bidang kesehatan dan kemanusiaan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, persatuan, dan tindakan nyata demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan berdaya. (*)

gambar Promosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *