Garudapers
ADVERTISEMENT
Ingin pasang iklan di sini? Hubungi Kami

TAMAN TANGGA CINTA DIREHAB Rp329 JUTA! DISPERKIM PURWAKARTA JANGAN CUMA PERBARUI WAJAH, KUALITAS PEKERJAAN WAJIB DIUJI!

Veri Mulyono
1172
×

TAMAN TANGGA CINTA DIREHAB Rp329 JUTA! DISPERKIM PURWAKARTA JANGAN CUMA PERBARUI WAJAH, KUALITAS PEKERJAAN WAJIB DIUJI!

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA (GARUDA PERS) — Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menggelontorkan anggaran ratusan juta rupiah untuk mempercantik ruang publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pemeliharaan dan perbaikan Taman Tangga Cinta yang berlokasi di Ciganea, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur.

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), proyek pemeliharaan taman tersebut menelan anggaran APBD Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 sebesar Rp329.215.000.

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Garuda Muda Putra dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender. Hingga Rabu (4/11/2026), pekerjaan masih berlangsung.

Namun, di balik semangat mempercantik wajah kota dan kawasan publik, muncul satu pertanyaan mendasar: apakah anggaran sebesar Rp329 juta tersebut benar-benar sebanding dengan kualitas pekerjaan dan manfaat yang nantinya dirasakan masyarakat?

Sebab, pembangunan fasilitas publik bukan sekadar urusan memperindah tampilan. Ada tanggung jawab besar yang melekat pada setiap rupiah uang rakyat yang dibelanjakan.

Baca Juga : PEKERJAAN TANDON AIR DI DESA BETTET DIDUGA AMBURADUL! MOLEN TAK DIGUNAKAN, PEKERJA TANPA HELM DAN ROMPI KESELAMATAN

Pemeliharaan yang dilakukan disebut mencakup penataan taman, perawatan penerangan jalan umum (PJU), pembersihan kawasan, serta sejumlah pembenahan fasilitas pendukung lainnya.

Langkah Disperkim tentu patut diapresiasi apabila benar-benar menghasilkan kawasan yang lebih nyaman, aman, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun, apresiasi tidak boleh membuat pengawasan menjadi tumpul.

Publik berhak mengetahui secara terbuka apa saja item pekerjaan yang dibiayai, bagaimana spesifikasi teknisnya, sejauh mana progres pelaksanaannya, serta bagaimana mekanisme pengawasan terhadap kontraktor.

Jangan sampai proyek yang menggunakan uang rakyat hanya terlihat bagus dalam dokumentasi, tetapi kualitas dan ketahanan pekerjaannya justru tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan.

Baca Juga : BUKAN SEKADAR PALU HAKIM! ADA ANAK YATIM YANG MENUNGGU KEADILAN DI PAMEKASAN

Salah seorang warga setempat, Ade (40), menyampaikan bahwa pembenahan Taman Tangga Cinta membuat kawasan tersebut terlihat semakin menarik.

“Dengan adanya pembangunan dan pemeliharaan ini, taman tampil dengan wajah baru sehingga semakin menarik dilihat,” ujarnya.

Meski demikian, penilaian masyarakat terhadap hasil proyek tentu tidak cukup hanya berdasarkan tampilan sementara. Kualitas bangunan, keamanan fasilitas, fungsi penerangan, serta ketahanan hasil pekerjaan harus menjadi ukuran utama.

Disperkim Kabupaten Purwakarta juga perlu memastikan bahwa pemeliharaan tidak berhenti setelah proyek selesai dan serah terima dilakukan. Sebab, taman publik bukan sekadar objek mempercantik wilayah, melainkan fasilitas yang harus dijaga dan dirawat secara berkelanjutan.

Baca Juga : SKANDAL SADAP NOMOR PRESIDEN MELEDAK! TIGA JENDERAL JADI TERSANGKA, ADA APA DENGAN PENGAWASAN DI TUBUH POLRI?

GARUDA PERS MENEGASKAN: Setiap proyek yang bersumber dari APBD wajib terbuka terhadap pengawasan publik. Anggaran Rp329.215.000 bukan angka kecil. Karena itu, masyarakat berhak mendapatkan hasil pekerjaan yang berkualitas, bukan sekadar perubahan wajah yang hanya indah dipandang sesaat.

Kini, yang ditunggu bukan sekadar wajah baru Taman Tangga Cinta, melainkan bukti bahwa uang rakyat benar-benar menghasilkan fasilitas publik yang layak, berkualitas, dan dapat dinikmati dalam jangka panjang.

Jangan sampai taman berubah wajah, tetapi pertanggungjawaban anggarannya justru luput dari perhatian.

(RAMALDI/GARUDA PERS)

gambar Promosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *