Garudapers
ADVERTISEMENT
Ingin pasang iklan di sini? Hubungi Kami

Target PAD Parkir Disorot, GASI Minta Dishub Sampang Tegas Evaluasi Setoran

Veri Mulyono
4094
×

Target PAD Parkir Disorot, GASI Minta Dishub Sampang Tegas Evaluasi Setoran

Sebarkan artikel ini

SAMPANG (GARUDA PERS) Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kabupaten Sampang mendapat sorotan Tim Investigasi Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI). Senin (28/09)

Dishub Sampang diminta lebih tegas mengevaluasi setoran dari setiap titik parkir agar target penerimaan daerah dapat tercapai.

Tim Investigasi GASI, Raden Mas Wirno, mengatakan evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh dengan membandingkan target dan realisasi masing-masing titik parkir.

Sorotan tersebut antara lain menyangkut parkir di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang.

Baca Juga : PAD Dishub Sampang Ambles, GASI Tantang Aparat Usut Dugaan Setoran Retribusi yang Tak Masuk Kas

Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Sampang, Sutrisno, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui besaran target PAD parkir di titik tersebut, namun, ia menyebut setoran parkir Dispendukcapil sekitar Rp400 ribu setiap bulan.

“Saya tidak tahu targetnya berapa, kalau setorannya sekitar Rp400 ribu per bulan,” kata Sutrisno.

Raden Mas Wirno menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi Dishub terhadap mekanisme penetapan target dan pengawasan setoran.

“Kalau target pada setiap titik tidak dijadikan ukuran dan setoran hanya diterima begitu saja, bagaimana capaian PAD mau dievaluasi? Dishub harus tegas, target dan realisasinya harus jelas,” kata Wirno.

Menurut dia, Dispendukcapil hanya salah satu titik yang perlu dievaluasi, GASI juga meminta Dishub membuka target dan realisasi parkir di kawasan Taman Trunojoyo, parkir tepi jalan umum serta titik parkir di Puskesmas yang tercatat sebagai objek penerimaan.

Baca Juga : PENGADUAN KWI DIDUGA DIABAIKAN! DUGAAN POTONG GAJI Rp670 RIBU TAK JELAS, KINERJA DINAS DI PAMEKASAN DISOROT

“Bukan hanya Capil, Taman Trunojoyo, parkir tepi jalan, Puskesmas dan titik lainnya juga harus dilihat, berapa targetnya dan berapa yang benar-benar disetor, kalau realisasinya rendah, cari penyebabnya,” ujarnya.

Wirno mengatakan Dishub perlu melakukan evaluasi secara berkala tanpa harus menunggu akhir tahun anggaran, menurut dia, titik yang realisasinya rendah maupun memiliki tunggakan harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Kalau Dishub tidak tegas mengevaluasi setoran dari sekarang, kapan target PAD parkir akan tercapai? Jangan menunggu akhir tahun baru diketahui ada titik yang jauh dari target,” tegasnya.

GASI juga meminta Dishub membuka data jumlah titik parkir resmi, target masing-masing lokasi, realisasi penerimaan hingga September 2026 serta tunggakan setoran apabila ada.

Baca Juga : Efisiensi Anggaran Lagi Ramai, Rp316 Juta Paket Kesra Pamekasan Malah Bikin Penasaran! Garuda Pers Bertanya, WhatsApp Ikut Puasa Bicara?

Selain target dan realisasi, Wirno meminta penggunaan karcis parkir ikut menjadi bagian dari evaluasi, jumlah karcis yang didistribusikan pada masing-masing titik dinilai perlu dicocokkan dengan setoran yang diterima.

“Data itu yang harus dibuka, target, realisasi, karcis dan setoran per titik, kalau ada tunggakan, tagih, kalau kewajibannya tidak dipenuhi, lakukan evaluasi dan tindakan sesuai aturan,” katanya.

GASI menegaskan kritik tersebut ditujukan terhadap pengawasan PAD parkir secara keseluruhan, bukan terhadap satu lokasi tertentu.

Parkir Dispendukcapil dengan setoran sekitar Rp400 ribu per bulan hanya menjadi salah satu contoh yang menurut GASI perlu dicocokkan dengan target yang ditetapkan, hal serupa diminta dilakukan terhadap Taman Trunojoyo, parkir tepi jalan umum, Puskesmas serta titik parkir lainnya.

Hingga berita ini ditulis, rincian target dan realisasi PAD parkir per titik hingga September 2026 belum diperoleh dari Dishub Kabupaten Sampang.

gambar Promosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *